Oleh Dedi Irawan Siswa MTs Wahid Hasyim Yogyakarta
Aku duduk melamun di pojokan asrama. Melihat kearah luar jendela. Daun
jambu geguguran terkena tiupan angin sore. Angin sore yang mengisahkan
ingatanku tentang masalaluku. Itu semua tentang bunda. Aku sekarang sedang
mengingat sosoknya yang begitu perhatian denganku.
“Bunda, syifa sudah jadi seperti apa yang bunda inginkan! syifa
sudah jadi hafidzoh bund! iya! syifa sudah jadi hafidzoh! ini akan jadi kado
terindah buat bunda besok! syifa akan senandungkan tilawatil qur’an dihadapanmu
bunda! syifa akan membuatmu bangga dengan senandungku itu! syifa akan turuti
permintaan bunda! syifa akan menjadi orang yang baik!.selalu,’’.

